DISKOMINFO INDRAMAYU — Bupati Indramayu Lucky Hakim menghadiri Kirab Napak Tilas Padjadjaran Mahkota Ajeg Ki Sunda yang digelar dari Kiara Artha Park menuju Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu malam (16/5/26). Bupati Lucky bersama dengan Bupati/Walikota se-Jawa Barat terlihat turut mengikuti kirab tersebut bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM.
Kegiatan budaya tersebut, merupakan puncak Hari Jadi ke-1357 Tatar Sunda yang berlangsung meriah dengan diikuti festival kebudayaan dari berbagai daerah di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Indramayu. Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda itu sebagai upaya melestarikan budaya Sunda serta memperkuat nilai-nilai tradisi dan kebersamaan masyarakat yang tercermin falam silih asah, silih asih, dan silih asuh.
Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Indramayu turut menampilkan budaya Berokan yang menjadi salah satu kesenian tradisional khas masyarakat pesisir Indramayu.
Atraksi Berokan tampil memukau dan mendapat perhatian masyarakat yang menyaksikan jalannya kirab budaya.
Bupati Lucky Hakim mengaju senang dapat mengikuti kirab tersebut. Keikutsertaan Kabupaten Indramayu dalam kirab budaya itu, merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga, merawat, serta memperkenalkan warisan budaya lokal kepada masyarakat luas, khususnya warga Jawa Barat.
“Kirab Napak Tilas Padjadjaran Mahkota Ajeg Ki Sunda ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi budaya antar daerah di Jawa Barat. Kabupaten Indramayu bangga dapat berpartisipasi dengan menampilkan budaya khas Berokan sebagai identitas dan kekayaan tradisi masyarakat kami,” ujarnya.
Menurut Lucky Hakim budaya Berokan memiliki nilai historis sebagai media dakwah dan penolak bala. Selain itu, kesenian berokan ini sangat populer di Indramayu dan diterima semua kalangan, mulai anak-anak sampai orang dewasa.
“Budaya Berokan bukan hanya sebuah pertunjukan seni, tetapi juga bagian dari warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Kami ingin generasi muda mengenal, mencintai, dan bangga terhadap budaya daerahnya sendiri,” tambahnya.
Kirab budaya tersebut berjarak kurang lebih 3,5 kilometer, diawali di Kiara Artha Park (Kiaracondong), melintasi Jl. W.R. Suprapkan, dan berakhir di Jl. Diponegoro Kawasan Gedung Sate Bandung. Dalam kirab ini, berbagai seni tradisional dari kabupaten dan kota se-Jawa Barat tampil penuh semangat.
(Diskominfo Indramayu)
penulis: wns
Editor: ds
Sumber: indramayukab.go.id